Friday, 29 April 2016

BAKAT DISERTAI NIAT, APA JADINYA?

Bakat Disertai Niat? Bagaikan L.Messi dan C.Ronaldo
Pada waktu liburan yang lalu saya pergi ke San Fransisco, kemudian menonton pertandingan Golden State Warriors melawan Denver Nugget. Ketika menonton permainan tersebut, saya melihat beberapa pemain yang sangat berniat dan sungguh-sungguh mainnya. Tapi ada juga yang tidak berniat mainnya.
Pemain yang tidak niat itu punya badan tinggi dan besar tapi dia bermainnya malas-malasan. Tapi ada juga yang punya badan kecil tapi gesit dan ngotot.
Ternyata setelah di seilidiki para pemain ini memiliki bayaran yang memang berbeda-beda. Ada yang tadinya niat dan sekarang malas-malasan mungkin dulunya pernah mendapatkan gaji besar lalu sekarang turun atau bahkan sampai tidak masuk skuat tim lagi.
Anda Kenal Kobe Bryant? Dia pemain super niat dan super ngotot walaupun ketika bermain ada kemungkinan besar untuk gagal, misalnya waktu shooting luput. Dan jika dilihat lagi Kobe Bryant memiliki statistik luputnya paling banyak sepanjang sejarah.
Dan kini meskipun sudah dia tua dan sudah pensiun belum lama ini, pemain Los Angeles Lakers ini menghasilkan sponsor yang banyak, bayaran dan gajinya sangat tinggi dan yang terpenting adalah jersey nya masih menghasilkan uang.
Why bisa seperti itu? Karena penonton lebih suka nonton pertandingan yang pemainnya niat untuk bermain dan berkompetisi, ada rasa senang dan semangat karena energi orang seperti ini beda sekali.
Jadi kesimpulannya adalah jika orang berbakat tapi tidak berniat ia tidak akan berkembang dan lama kelamaan akan habis dimakan masa. Tapi kalau tidak berbakat namun orang itu niat sekali ia tetap akan berkembang dan terus menghasilkan.
Ada kisah lainnya yaitu Park Ji Sung. Anda pasti kenal?
Dia adalah pemain senior dari Manchester United yang berasal Korea Selatan. Dia mungkin bukan termasuk pemain terbaik dunia, tapi pemain ini dijuluki Pemain Berparu-paru 3 saking ngotot dan niatnya kalau lagi lari dan kejar bola serta stamina yang tidak pernah habis. Yang seperti ini akan membuat penonton yang menyaksikannya pun akan senang dan semangat hingga sampailah klub sebesar MU pun tertarik membelinya. Luar biasa!
Masih dari dunia sepak bola.
Jadi kalau Anda berbakat namun tak memiliki niat atau jika memilki niat namun setelah Anda sukses dan juara lupa akan niat, apa yang terjadi? Yang terjadi sama seperti mantan pemain Barcelona, Ronaldinho. Dimana dulu ia pemain sakti dan hebat di klub nya, tapi setelah jadi juara ia lupa niatnya dengan pergi dugem dan main perempuan, maka ia terlempar juga dari klub yang membesarkan namanya.
Dan ini yang sedang booming
Siapa yang tidak kenal Cristiano Ronaldo? Pemain punya bakat yang biasa saja, tapi dia memiliki niat yang sangat kuat, maka pemain terbaik di dunialah yang berhasil ia sandang sampai 4 kali. Bahkan di jamannya Lionel Messi (anak ajaib dari lahir bakat sepak bolanya sudah terlihat), CR7 masih bisa mengalahkannya, padahal Messi terkenal berbakat dan pemain ajaib. Tapi kalau boleh dikatakan niatnya Ronaldo lebih besar dan lebih kuat.
Makanya yang namanya niat, ngotot plus berbakat membuat perbedaan di dalam kehidupan. Jadi kita berbakat di satu tempat dan kita niat tentu saja hasilnya akan berbeda jauh dengan orang yang tidak berniat.
Seperti LeBron James, pemain NBA hebat dan luar biasa yang juga memiliki niat, pulang bermain masih terus berlatih. Makanya ia terpilih jadi pemain NBA terbaik.
Begitupun Cristiano Ronaldo sepulang dari memenangkan Ballon D’or, ia tetap latihan karena ia memberi arti yang berbeda dimana ia pernah mengatakan “Saya tidak ingin jadi pemain hebat saja, tapi saya ingin jadi Legend.” Itulah misi mulia dia, yang membuat segala niatnya berbeda.
Jadi kalau Anda hanya ingin memenangkan Ballon D’or tapi tidak tau harus melakukan apa setelah mendapatkannya maka Anda akan selesai dan habis dimakan waktu. Tapi kalau Anda memberi arti, goal dan misi yang lebih mulia dalam kehidupan maka hasil yang Anda dapatkan akan berbeda dari orang yang hanya ingin menang saja. Karena kalau Legend juara berkali-kali.
Dan sekarang mulailah berikan pada diri Anda arti dan misi yang lebih mulia dari hanya sekedar juara. Agar Anda bisa menghasilkan lebih dan semoga niat Anda juga luar biasa. Salah satu cara untuk membangun niat adalah dengan misi yang mulia dari sekarang.
Semoga bermanfaat.

By TUNG DW

22 Perbedaan Orang Kaya Dan Orang Miskin


Beberapa orang menganggap bahwa menjadi orang kaya itu tidak enak. Bagi mereka orang kaya itu tidak bahagia, keluarganya tidak harmonis, sakit-sakitan, bahkan erat kaitannya dengan korupsi. Setiap orang bebas untuk memilih pendapatnya. Namun bagi saya, menjadi orang kaya itu enak. Orang kaya itu penuh dengan kebahagiaan, bisa makan enak, bisa berlibur dengan nyaman, ketika sakit tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan, bahkan bisa membantu orang lain. Sobat, semua itu bermula dari pikiran kita. Ketika kita berpikir bahwa menjadi orang kaya itu tidak enak, maka kita akan menemukan ribuan alasan yang menunjukkan bahwa menjadi orang kaya itu tidak enak. Namun sebaliknya, bila kita berpikiran bahwa menjadi orang kaya itu enak, maka fakta-fakta yang menunjukkan bahwa menjadi orang kaya itu enak pun akan berdatangan.
Menurut Tung Desem Waringin, orang miskin menggunakan pola pikir “atau,” yaitu antara “yang tidak enak” atau “yang lebih tidak enak,” misalnya: “lebih baik miskin daripada sakit-sakitan” “lebih baik miskin daripada keluarga berantakan” “lebih baik miskin daripada menjadi koruptor” Bagaimana dengan orang kaya? Orang kaya memilih pola pikir “dan,” yakni “yang enak” dan “yang lebih enak,” contohnya: “kaya dan sehat” “kaya dan keluarga harmonis” “kaya dan bahagia” Sobat sukses, orang miskin mencari kenyamanan. Ia akan berusaha ala kadarnya untuk meraih kekayaan. Namun ketika usaha yang ala kadarnya itu tidak membuahkan hasil, ia akan mencari rasa nyaman dengan membela dirinya melalui pilihan-pilihan tersebut.
Namun orang kaya memiliki semangat yang tak ada habisnya untuk mencapai keadaan yang lebih baik setiap harinya. Bagi orang kaya esok harus lebih baik dari hari ini. Ingatlah selalu bahwa semua itu adalah pilihan. Bila kita memilih menjadi orang miskin, maka kita akan menemukan faktar bahwa menjadi orang miskin itu enak. Namun bila kita memilih menjadi orang kaya, maka kita akan menemukan fakta bahwa menjadi orang kaya itu jauh lebih enak daripada menjadi orang miskin.
Dan lebih dari itu, bila kita memutuskan untuk menjadi orang kaya, Tuhan akan menunjukkan dan membimbing kita untuk mencapai kekayaan tersebut.
Menurut Tung Desem Waringin, yang membedakan orang kaya dengan orang miskin adalah pola pikirnya. Di dalam bukunya yang berjudul Financial Revolution in Action, beliau menjabarkan perbedaan pola pikir antara orang kaya dan orang miskin, yaitu:
1. Orang kaya membuat nilai tambah, orang miskin tidak membuat atau membuat sedikit nilai tambah
Nilai tambah berarti kelebihan yang Anda miliki yang bisa dirasakan dan diperlukan atau bermanfaat bagi konsumen Anda dan orang lain, serta tidak dimiliki oleh pesaing Anda. Menurut Tung Desem Waringin, nilai tambah yang paling penting dalam hidup ini adalah track record atau catatan prestasi Anda.
2. Orang kaya mempunyai faktor kali, orang miskin tidak mempunyai faktor kali
Setiap orang, baik kaya maupun miskin dianugrahi waktu 24 jam dalam sehari. Orang biasa bekerja delapan jam sehari. Sedangkan orang kaya membuat orang lain bekerja baginya. Sehingga jika ia memiliki 10 orang pegawai, ini berarti ia bekerja 80 jam dalam sehari.
3. Orang kaya memastikan orang lain win baru ia win, orang miskin win-lose, lose-win atau win dulu baru orang lain win
Pada dasarnya setiap orang egois. Sehingga jika Anda ingin menang dulu, lalu orang lain menang belakangan, maka orang lain tidak akan memberikan apa yang Anda inginkan. Namun apabila Anda membuat orang lain menang, lalu Anda menang belakangan, akan lebih mudah bagi Anda untuk memperoleh apa yang Anda inginkan dari orang lain tersebut.
4. Orang kaya penuh daya upaya, orang miskin penuh alasan yang membatasi
Setiap orang tentu memiliki persoalan tersendiri dalam hidupnya. Orang miskin menganggap persoalan itu sebagai suatu penghambat yang merintangi perjalanannya untuk mencapai kesuksesan. Sehingga ia dengan mudah menyerah pada persoalan yang dihadapinya. Namun orang kaya menganggap persoalan itu sebagai tantangan yang harus dihadapi dan akan melatihnya agar mampu mengatasi persoalan yang lebih sulit.
5. Orang kaya bertanggungjawab terhadap hidupnya, orang miskin menyalahkan situasi, lingkungan, orang lain dan nasib
Orang miskin malas untuk menyelesaikan persoalannya. Sehingga ia menyalahkan situasi, lingkungan, orang lain dan nasib. Padahal semuanya itu bukanlah persoalan yang sebenarnya. Persoalan yang sebenarnya ada di dalam dirinya sendiri. Sebaliknya, orang kaya mampu ‘mengurus’ dirinya sendiri. Mereka yakin bahwa hanya Tuhan dan diri mereka sendiri yang menentukan kesuksesan mereka.
6. Orang kaya bermain dengan uang untuk menang, orang miskin bermain dengan uang untuk tidak kalah
Didalam berbisnis selalu ada resiko untuk gagal. Orang kaya berani mengambil resiko dengan mengeluarkan lebih banyak uang asalkan uang yang akan diperoleh lebih banyak dibanding uang yang dikeluarkan. Namun orang miskin malah sibuk untuk menghemat uang, sehingga mereka tidak dapat memperbesar pemasukan. Ingatlah bahwa jika Anda bermain untuk tidak kalah, selalu ada peluang untuk kalah dan tidak ada peluang untuk menang. Namun sebaliknya, jika Anda bermain untuk menang, pasti ada peluang untuk kalah, namun Anda masih memiliki peluang untuk menang.
7. Orang kaya berkomitmen untuk menjadi kaya, orang miskin ingin menjadi kaya
Menurut Tung Desem Waringin, komitmen adalah suka duka dijalani. Orang kaya berkomitmen untuk menjadi kaya, suka maupun duka dijalani untuk mencapai kekayaan yang mereka dambakan. Namun orang miskin hanya sebatas ingin, suka dijalani, namun ketika tiba giliran dukanya, mereka menyerah. Sobat, ingatlah selalu bahwa orang sukses bukanlah orang yang tidak pernah gagal. Namun mereka kebal terhadap kegagalan. Kegagalan demi kegagalan telah mereka alami. Namun mereka akan terus mencoba hingga berhasil.
8. Orang kaya berpikir besar, orang miskin berpikir kecil
Ketika orang miskin memiliki impian, namun mereka sadar bahwa kondisi keuangan mereka tidak memungkinkan untuk mewujudkan impian tersebut, maka orang miskin akan menurunkan impian mereka. Misalnya mereka ingin membeli motor. Namun mereka tidak memiliki uang uang yang cukup, maka mereka akan membeli sepeda. Namun sebaliknya, orang kaya akan meningkatkan pendapatan mereka, sehingga mereka mampu mewujudkan impian mereka.
9. Orang kaya fokus pada kesempatan, orang miskin fokus pada hambatan
Hidup selalu adil, setiap orang senantiasa ditawari kesempatan yang sama. Orang kaya fokus pada kesempatan. Meskipun ada hambatan di balik kesempatan tersebut, orang kaya memilih untuk memusatkan perhatian kepada keindahan di balik kesempatan itu. Namun sebaliknya, orang miskin fokus pada hambatan dan tidak melihat keindahan di balik hambatan tersebut. Sehingga mereka gampang menyerah.
10. Orang kaya mengagumi orang kaya dan sukses lainnya, orang miskin iri pada orang kaya dan sukses
Orang kaya bergaul dengan orang-orang sukses. Karena melalui bergaul dengan orang-orang sukses, kita akan ditulari pola pikir orang sukses. Mata kita juga akan lebih terbuka terhadap setiap peluang yang ada dan akan lebih mudah bila kita bekerjasama dengan orang-orang sukses untuk mewujudkan peluang tersebut. Sebaliknya orang miskin bergaul dengan orang- orang yang negatif, orang-orang yang malah akan menghambat mereka untuk maju.
11. Orang kaya bergaul dengan orang positif dan sukses, orang miskin bergaul dengan orang negatif dan tidak sukses
Tulislah di secarik kertas lima orang yang paling sering berinteraksi dengan Anda. Lalu tuliskan pula penghasilan mereka. Maka Anda akan menemukan bahwa rata-rata penghasilan dari kelima orang tersebut sama dengan penghasilan Anda. Jika Anda ingin sukses, maka bergaullah dengan orang-orang sukses, karena Anda akan tertular pola pikir, tutur kata dan sikap mereka.
12. Orang kaya bersedia untuk mempromosikan diri mereka dan nilai-nilai mereka, orang miskin berpikir negatif tentang penjualan dan promosi
Percaya atau tidak, mayoritas orang-orang kaya di dunia adalah penjual yang handal. Contohnya adalah Bill Gates. Ia adalah seorang penjual software yang handal. Hanya saja ia mampu menciptakan daya ungkit untuk melipatgandakan penghasilannya. Ketimbang menjual dari rumah ke rumah, ia memilih untuk bekerjasama dengan perusahaan laptop. Sehingga setiap kali perusahaan laptop menjual sebuah laptop, maka pada saat yang sama perusahaan tersebut telah menjual microsoft windows- nya Bill Gates.
13. Orang kaya lebih besar daripada masalah mereka, orang miskin lebih kecil dari masalah mereka
Anda adalah seorang yang luar biasa. Anda memiliki begitu banyak peran. Di kantor Anda adalah seorang pegawai. Di rumah, Anda adalah seorang ayah/ibu dan suami/istri. Bisa jadi Anda juga memiliki peran di satu atau beberapa organisasi kemasyarakatan. Bayangkan betapa luar biasanya Anda. Mengutip istilah komputer, Anda adalah seorang yang multi tasking. Hanya komputer generasi tercanggih yang mampu beroperasi dengan multi tasking. Anda adalah ciptaan Tuhan yang paling canggih. Jadi tidak ada masalah yang tidak mampu Anda hadapi. Karena Sang Pencipta telah mempersiapkan Anda dengan segala kecanggihan untuk menghadapi setiap masalah di hidup ini.
14. Orang kaya adalah penerima yang luar biasa, orang miskin adalah penerima yang buruk
Orang kaya memiliki keyakinan bahwa mereka pantas untuk menerima kekayaan. Karena semakin banyak kekayaan yang mereka peroleh, semakin banyak orang yang bisa mereka bantu. Namun sebaliknya orang miskin merasa diri mereka tidak pantas untuk menerima kekayaan. Bagi mereka bisa makan dan tidur sudah cukup Bagaimana Anda bisa kaya kalau Anda tidak mengundang uang untuk masuk ke dompet Anda? Ingatlah bahwa Anda bukan robot yang malam dicharge, lalu siang bekerja keras. Keinginan akan harta kekayaan adalah sesuatu yang wajar. Yang tidak wajar adalah bila keinginan tersebut diwujudkan melalui cara-cara yang tidak terpuji.
15. Orang kaya memilih dibayar berdasarkan hasil, orang miskin memilih dibayar berdasarkan waktu
Setiap orang, kaya maupun miskin memiliki waktu 24 jam dalam sehari. Orang miskin memilih dibayar berdasarkan waktu kerja mereka . Sebenarnya dengan cara seperti ini orang miskin telah menentukan batas penghasilan mereka. Karena tidak mungkin seseorang bekerja lebih dari 24 jam dalam sehari. Hal ini bertolak belakang dengan orang kaya. Orang kaya memilih dibayar merdasarkan hasil. Karena dengan waktu kerja yang sama, mereka dapat meningkatkan hasil dengan cara meningkatkan upaya.
16. Orang kaya berpikir dua-duanya, orang miskin berpikir salah satu
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya dalam artikel Antara yang Enak dan yang Lebih Enak, orang kaya memilih kedua- duanya, antara yang enak dengan yang lebih enak. Sedangkan orang miskin memilih salah satu, lebih baik yang tidak enak daripada yang lebih tidak enak.
17. Orang kaya fokus pada wealth style mereka, orang miskin fokus pada life style mereka
Orang miskin memboroskan uang mereka untuk membeli rumah mewah, mobil mewah, dan busana yang glamor semata-mata hanya agar mereka terlihat seperti orang kaya. Bahkan yang lebih parah lagi mereka membeli semua liabilitas itu dengan utang, seperti KPR dan kartu kredit. Hal ini bertolak belakang dengan orang kaya yang fokus pada membangun passive income dan massive income mereka. Mereka menghemat uang untuk membeli aset-aset yang nantinya akan memberi makan mereka.
18. Orang kaya mengatur uang mereka dengan baik, orang miskin tidak mengatur uang mereka dengan baik
Orang kaya mengelola uang yang masuk dan keluar ke dan dari kantong mereka dengan sangat baik. Mereka memilih untuk membayar masa depan mereka sendiri sebelum membayar orang lain. Setiap kali mendapat uang, mereka akan langsung menyisihkan sebagian untuk ditabung, lalu sisanya digunakan untuk keperluan sehari-hari. Sedangkan orang miskin langsung menggunakan penghasilan mereka untuk keperluan sehari-hari, kalau ada sisa baru ditabung.
19. Orang kaya membuat uang bekerja keras untuk mereka, orang miskin membuat diri mereka bekerja keras untuk uang
Orang kaya menginvestasikan uang mereka ke investasi yang aman dan hasilnya diinvestasikan kembali. Sedangkan orang miskin menggunakan uang mereka untuk keperluan-keperluan yang bersifat konsumtif.
20. Orang kaya bertindak melawan ketakutan mereka, orang miskin membiarkan ketakutan menghentikan mereka
Orang kaya mampu meminimalisir dan bahkan menghilangkan ketakutan mereka. Mereka menghadapkan ketakutan dengan ketakutan yang lebih besar. Contohnya mereka lebih takut mengemis di jalan daripada harus melakukan presentasi di depan klien. Dengan demikian mereka langsung bertindak ketika kesempatan datang. Sedangkan orang miskin membiarkan ketakutan menghentikan mereka ketika kesempatan datang.
21. Orang kaya terus menerus belajar dan bertumbuh, orang miskin berpikir mereka sudah tahu
Orang kaya senantiasa belajar dan langsung mempraktekkan apa yang mereka pelajari. Sedangkan orang miskin berpikir bahwa mereka sudah tahu dan merasa tidak penting untuk melakukan sesuatu yang telah mereka ketahui.
22.Mampu Menunda Kesenangan dan Tidak Ingin Segera Menikmati Hasil
Kebanyakan orang karena sering mendengarkan ceramah agama mereka cenderung mengira mati muda.Sehingga waktu mudanya foya-foya terus.Tapi yg terjadi dia tidak mati-mati dan setelah mencapai umur 40 atau 60 tahun mendadak kehidupanya menjadi susah dan berharap agar cepat mati.Dan menjelang mati dia merasa tidak pernah hidup karena tidak ninggalin apapun.Berdasarkan penelitian orang yg mampu menunda kesenangan hidupnya akan lebih baik dari pada yg tidak mampu.

By Tung DW

Thursday, 14 April 2016

AMDAL dalam MANAJEMEN DIRI

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau kita kenal dengan AMDAL selama ini masih concern di berlakukan bagi perusahaan secara global. Bencana banjir di daerah Bandung Selatan Kabupaten Bandung beberapa waktu terakhir menjadi sorotan publik.

Curah hujan yang tinggi ditambah banyak faktor lingkungan yang tidak seimbang menjadi penyebab banjir seolah menjadi bencana yang tak punya solusi. Hingga saat bencana banjir kerap datang m emicu beberapa media untuk meliput banyak perusahaan-perusahaan tekstil di daerah Rancaekek Kabupaten Bandung dalam pembuangan limbah.

Namun sejatinya Analisis Dampak Lingkungan berawal dari analisis dan manajemen diri. Manajemen diri merupakan hal dasar bagi setiap hal-hal besar, mengutip salah satu hadist islam bahwa 'Ana dhofatul minal iiman' kebersihan merupakan bagian dari iman.

Jadi jika saja setiap orang merasa dirinya beriman, Iman artinya Yakin, Yakin diaplikasikan dengan memiliki keyakinan berupa (agama) dan setiap orang beragama pasti nya akan memperhatikan kebersihan.

Kebersihan dalam manajemen diri bagian dari syukur. Seperti dalam salah satu firman Allah "Barangsiapa yang bersyukur maka akan Kutambah nikmatKu". jika saja setiap orang bersyukur dengan cara bersikap adil (menempatkan sesuatu pada tempatnya) menempatkan hasil pembuangan akhir yang telah kita gunakan berupa sampah dibuang pada tempatnya.

Kembali dalam manajemen diri dalam hal kebersihan. Manajemen berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Perencanaan bagaimana melaksanakan supaya diri dan lingkungan kita bersih, melaksanakan bagaiman membuang bagian-bagian yang tidak bersih (kotoran) yang telah kita gunakan apakah digunakan kembali atau dibuang.

Jika harus digunakan kembali bagaimana perencanaannya hingga kembali membawa manfaat, apabila harus dibuang laksanakan pembuangan dengan tepat dan terakhir awasi pastikan setiap apa yang telah kita buang sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan dalam perencanaan awal.

Analisis kembali dampak dari pembuangan yang telah kita buang, apakah memberi manfaat atau tidak buat orang lain. Dalam beberapa dekade terakhir manajemen diri setiap orang sepertinya harus idperbaharui hingga setiap diri kita disadarkan pada peran "khalifah" menjadi rahmat manfaat buat orang lain.

Dihubungkan dengan berbagai bencana dan kejadian luar biasa akhir-akhir ini beerkaitan dengan Dampak lingkungan yang tak terjaga kebersihannya hingga pembuangan sampah, pengelolaan drainase hingga menyebabkan banjir dimana-mana selebihnya menyebabkan macet dimana-mana, distribusi barang terganggu, produktifitas kerja terhambat itu semua karena berawal dari manjemen diri yang kurang kuat alias tidak menyadari diri sendiri sebagai orang beriman.

Jadi, segala sesuatu berawal dari diri sendiri dan berawal dari hal-hal kecil
Teladan rasul bahkan memikirkan bagaimana sebuah ranting yang menghalangi jalan harus kita singkirkan demi kebaikan diri sendiri maupun orang lain.

Diri kita diajak untuk memberikan manfaat untuk orang lain agar orang lain dapat berjalan dengan baik dan semua hal yang kita lakukan akan kembali pada kita baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. 

Wednesday, 16 March 2016

Testosteron Versus Progesteron


Testosteron dan Progesteron, Anda kenal dengan nama kedua hormon ini? sepertinya semua orang layak kenalan ya ... setidaknya pernah dikenalkan dong sama guru biologinya sewaktu SMP dulu. 
Seperti dikutip dari wikipedia bahwa penghasil utama Testosteron adalah testis pada jantan dihasilkan oleh korteks kelenjar adrenal. Hormon Maskulin ini merupakan hormon seks jantan utama  memegang peranan penting bagi kesehatan. Fungsinya antara lain adalah meningkatkan libido, energi, fungsi imun, dan perlindungan terhadap osteoporosis. Secara rata-rata, jantan dewasa menghasilkan testosteron sekitar dua puluh kali lebih banyak daripada betina dewasa.

Apa sih menariknya ko bahas-bahas yang beginian, eits ada yang unik lho mengapa Allah ciptakan hormon yang berbeda untuk laki-laki dan perempuan. hormon testosteron seperti di katakan di atas bahwa dihasilkan dari kelenjar adrenal artinya kelenjar ini jika dipacu bergerak, beraktifitas akan menghasilkan banyak testosteron. seperti kita tahu bahwa hormon adrenalin adalah hormon percepatan dan pemicu semangat jika mendapat stimulus akan semakin tertantang dan lebih produktif.  

Oleh karenanya tak heran jika setiap laki-laki sehat jiwa dan raga semakin ia bergerak, beraktifitas maka akan semakin lebih produktif dan jika lebih produktif maka secara otomatis penghasilan dalam segi ekonomi pun akan lebih terdongkrak dan hal ini berkaitan dengan tugas utama laki-laki sebagai pencari nafkah utama. Itulah salah satu yang Allah lebih kan untuk laki-laki. Berbanding terbalik apabila potensi hormon testosteron di biarkan dan diendapkan begitu saja tanpa dominasi pergerakkan yang baik maka berefek samping pada kesehatan, ia akan merasa sakit, lemah dan letih.

Progesteron menjadi salah satu indikator kesuburan wanita, hormon ini bisa dikatakan sebagai hormon kasih sayang. semakin banyak hormon ini bersarang pada tubuh manusia makas semakin besar kesempatan untuk mendapatkan momonga. dan hal itu berarti penyaluran kasih sayang dan cinta kasih ditularkan melalui sang pemilik hormon progesteron yang dominan. Mereka yang memiliki masalah dengan kekurangan kadar progesteron dalam tubuh kerap menemui masalah terkait dengan ketidakstabilan atau malah dominasi dari hormon estrogen atau hormon testosteron dalam tubuh. Kondisi ini juga akan memicu beberapa masalah kesehatan. 

Berbicara kodrat perempuan semakin produktif  seorang perempuan berperan sebagai ibu rumah tangga maka semakin aktif  pula hormon kasih sayang ini. Sebagai contoh pada era globalisasi saat ini dimana setiap dimensi kehidupan memberikan kesempatan pada perempuan untuk berkarier di luar rumah dan berkutat dengan target-target perusahaan yang harus dicapai hal ini mempunyai pengaruh langsung dalam produksi hormon progesteron dimana banyak kasus wanita karier saat telah memasuki jenjang pernikahan sulit mendapatkan keturunan alias susah hamil, jikapun mendpatkan momongan maka seringkali ASI tidak keluar dengan lancar atau bahkan tidak keluar sama sekali.

Subhanalloh, maka disetiap ciptaan Nya selalu terdapat kandungan dan hikmah yang memberikan manfaat yang sangat besar jika setiap manusia mau menggunakan akalnya dengan baik. Tidak semata-mata Allah melebihkan satu daripada yang lainnya jika memang tidak ada hikmah dan manfaatnya.



Tuesday, 1 March 2016

Pagi ini di Salah Satu Sudut Ruang

Kicauan burung dari tetangga sebelah terdengar begitu bening di telinga. Meskipun bukan penyuka si burung kutilang yang fanatis tapi kalo disuguhi suaranya sih nggak nolak lah, di nikmati aja selagi gratisan. Lirikan tergoda dengan perpindahan secepat kilat lampu merah indikator dispenser ke warna oranye itu artinya air panas siap dituang dalam secangkir kopi latte pagi ini.

Kopi, untuk seseorang seperti aku si otak kanan yang akrab dengan rentetan alphabet, flashdisc dan laptop, seruputan kopi panas di pagi hari yang menempel di ujung gigi dan lambaian bibir rasanya bak surga dunia! Pelambung imajinasi dan penyemangat body membuka setiap ruang epidermis, hingga oxygen siap merangsek pori-pori.

Layar laptop masih terbuka hingga mata masih memicing karena terang menyilaukan. Membaca postingan sang presiden 'mumetnesia' di group KBM cukup mengernyitkan dahi. Berjibaku dengan pemikiran out of the box nya, mencoba memberikan pemahaman berbeda dalam menuangkan ide gagasan menulis hingga tampilan profilnya yang tak mau terlalu mainstream. Got U! Be different.

Lanjut modem berteman sinyal yang tak bersahabat pagi ini lebih baik tercerabut dari tempatnya. Terasa percuma jika terus menempel bak benalu tak memberikan nyawa apapun pada laptop. Berganti flashdisc sekedar memindahkan file untuk di print di warnet depan rumah.

Akhirnya .. Merangkum pagi ini di salah satu sudut ruang ... Kopi, selalu menjadi teman terbaik kala membutuhkan konsentrasi tinggi guna menjadikan sang presiden bagi diri sendiri hingga lebih leluasa menentukan mana yang layak dipertahankan atau ditinggalkan. Adapun kicauan burung sebagai penyelaras dan penambah nikmat alam dunia, pengingat betapa nikmatnya mendengarkan dan jangan pernah terlena dengan kehidupan fana.

Oalaaaah .. Opo iki!? 

Monday, 29 February 2016

KEKUATAN BAHASA

Bahasa, ketika dieksplorasi sedemikian rupa mampu menunjukkan keajaibannya yang luar biasa. Bahasa mampu menggerakkan segenap energi diri, baik positif maupun negatif. Bahasa juga mampu membangkitkan kesadaran khalayak secara massif untuk melakukan sesuatu, baik yang konstruktif (memberdayakan) maupun yang destruktif (memperdayakan).

Bayangkan, bagaimana seorang Bung Tomo mampu membangkitkan semangat nasionalisme, membakar puluhan juta masyarakat Indonesia untuk berjuang merebut kemerdekaan dan mempertahankannya. Bayangkan pula, retorika Soekarno bisa memobilisasi massa secara besar-besaran untuk mengganyang Malaysia.

Keseluruhannya Soekarno dapatkan dari mengelola dan mengolah struktur bahasa tertentu. Kekuatan bahasa semakin menunjukkan kedahsyatannya, saat hal yang irasional dan gila sekalipun mampu digerakkan oleh bahasa.

Coba telaah, bagaimana Adolf Hitler mampu membius rakyatnya untuk melakukan pembantaian besar-besaran terhadap jutaan bangsa Yahudi yang dianggap sebagai biang bangkrutnya Jerman. Peristiwa ini dikenal dengan Holocaust.

Uniknya, pembantaian (genocide) retorika ala Hitler ini membalik keadaan. Dimana semua pembantaian di dunia apapun bentuknya pasti di tentang di seluruh manusia. Namun retorika Hitler mampu menggiring masyarakat German bergerak beramai-ramai dalam upaya memusnahkan bangsa Yahudi sebagai musuh yang harus dihancurkan dan menyisakan sedikit saja sebagai 'pembelajaran' peradaban manusia selanjutnya.

Dalam kaitan dengan politik dan kekuasaan, bahasa memang menempatkan dirinya begitu intens. Sejarah peperangan, dimulai dengan logika-logika dan retorika-retorika bahasa. Begitupun kesadaran untuk mengakhiri peperangan tersebut pun dimulai dengan logika dan retorika bahasa.

Contoh pemanfaatan lain kekuatan bahasa dalam kehidupan adalah bahasa persuasi iklan. Iklan selalu memiliki dua cara untuk menyampaikan pesannya. Cara pertama, melalui pendekatan rational benefit, dengan menginformasikan kelebihan-kelebihan yang dimiliki produk itu sendiri.

Cara kedua, pendekatan emotional benefit mengidentikkan produk itu dengan image tertentu sehingga terbentuk ikatan emosional yang kuat dengan penggunanya. Dan tentu saja, pendekatan emosional benefit jauh lebih efektif dalam membangun komunikasi jangka panjang dengan penggunanya.

Kekuatan bahasa iklan telah menciptakan banyak fenomena. Lihat, bagaimana budaya konsumerisme telah begitu kuat. Praktik pembelian suatu produk tidak lagi didasarkan pada kebutuhan dasar, melainkan pada image yang dijanjikan. Pikiran orang bukan lagi "functional oriented" tetapi "brand oriented".

Contohnya orang mengidentikkan Volvo dengan "savety" nya, orang memakai Lux karena ia adalah "sabun kecantikan para bintang". Orang memakai Adidas karena saat mengenakannya merasa "impossible is Nothing". Atau orang memakai Nike karena mengidentikkan diri sebagai orang yang "easy going" dan untuk melakukan apapu, "Just Ðo It".

Banyak lagi frase-frase atau kalimat-kalimat powerfull lainnya, yang mampu menancapkan makna internal dalam kepala pemirsa, tentang produk atau brand-brand tersebut. Ironisnya, daya persuasi brand bahkan mampu memunculkan fenomena "cult brand", saat sekelompok orang begitu mengultuskan brand layaknya "sekte" tertentu.

Lihat saja fenomena yang terjadi pada Harley Davidson, VW, Apple dan sebagainya. Brand-brand tersebut layaknya "agama" yang menimbulkan fanatisme tersendiri. Inilah yang dalam mind technology disebut dengan istilah "memetic mind control" dimana sebuah metode mengondisikan sekelompok orang untuk memiliki kepercayaan tertentu dengan perilaku khusus, ideologi khusus dan atribut-atribut khusus.

Kehadiran bahasa telah membuktikan dirinya sebagai sebuah kekuatan dahsyat, baik dalam kehidupan sosial, ekonomi, politik, seni dan kebudayaan. Bahasa adalah kekuatan yang mampu merevolusi sistem kepercayaan dan sistem berpikir siapa pun.

Kekuatan bahasa ini memiliki dua sisi. Tidak saja hanya mampu menggerakkan orang lain baik secara pribadi maupun massif, tetapi bahasa juga mampu menggerakkan diri sendiri secara dahsyat.

Itulah sebabnya, bahasa benar-benar harus dikelola dengan baik. Bahasa tidak hanya sekedar mampu menjadikan orang lain berdaya atau terpedaya. Bahasa juga bisa membuat diri sendiri hebat atau malah "gawat darurat".







Friday, 19 February 2016

Peran Lingkungan dalam Beretika

Al-insaanu madaniun littob"i
Manusia itu terbentuk dari lingkungan. Memang, untuk lingkungan dan sahabat jangan sampai salah pilih, untuk teman boleh siapa saja, tapi sahabat harus berkualitas, karena akan mempengaruhi sikap dan mental kita.

Penentuan ketika bersikap yaitu etika. Etika bukanlah datang dengan sendirinya, ia merupakan suatu hasil bentukan perilaku. Bentukan perilaku tersebut dilakukan secara terus menerus akan menjadi habit atau kebiasaan dan bermuara menjadi budaya dan budaya akan menjadikan karakter khususnya karakter. Dari karakter yang membudaya akan pula melahirkan satu stereotype.

Dalam islam rasulullah memberikan teladan tentang semua aspek kehidupan manusia seperti adab dan etika. Beliau mengatur manusia dalam segala hal dalam bertindak, sehingga mempunyai relevansi terhadap kehidupan sosial. Teladan yang diberikan rasulullah dalam kehidupan juga sangat menyeluruh. Tidak hanya terbatas dalam masalah-masalah besar saja tetapi sampai masalah kecil.

Rasulullah juga mengajarkan masalah etika, dalam salah satu riwayat Ibnu Umar RA ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, ''janganlah seseorang mengusir temannya dari tempat duduk, kemudian ia duduk padanya, hendaknya kamu memperluas ( merenggangkan ) untuk memberi tempat. Ibnu umar dalam mempraktekkan ini, jika seseorang bangun dari majelis tidak suka duduk pada tempat orang itu (Muttafaqun ‘alaih)”.

So, jaga etika dan sikap kita ya karena dengan beretika akan menyamankan semuanya. :)

Thursday, 18 February 2016

Jodohku, Maunya ku Dirimu!

Beberapa minggu terakhir pemberitaan media massa dihebohkan dengan LGBT, bahkan salah satu situs microblogging tumblr pun terancam pemblokiran karena disinyalir menayangkan gambar berbau LGBT. Kepentingan penulis disini bukanlah terkait LGBT namun sedikit menyayangkan karena banyak tulisan penulis terrekam di microbloging tersebut.

Tumblr, microbloging yang cocok untuk memuat tulisan-tulisan pendek seperti puisi dan quotes motivasi. Situs tumblr pun penulis gunakan untuk merekam jejak keseharian sekedar pengisi waktu luang. Beberapa situs tumblr yang sering di intip penulis seputar orang-orang yang melanggengkan nama melalui karya berbau merah hati.

By the way anyway busway!, rupanya menurut penelitian orang dewasa yang tengah jatuh cinta seringkali mendadak puitis dan memilih mencurahkan masalah hatinya dalam social media. Galau menggalau soal jodoh ini selalu menjadi trending topuc karena dialami setiap orang di dunia ini terlebih singlewan-singlewati.

Ribuan bahkan jutaan orang diluar sana masih menerka-nerka siapa pendamping yang dirahasiakan Allah tersebut. Bagi laki-laki tentu menerka dan berjuang si tulang rusuk yang hilang. Tidak sedikit pejuang-pejuang hati berkelana di berbagai forum-forum silaturahmi baik dalam bentuk situs online maupun kopi darat (kopdar).

Selidik punya selidik masalah perjodohan ini sudah Allah singgung dalam Al quran, dalam salah satu ayat disebutkan "wanita baik-baik diciptakan hanya untuk laki-laki baik". Namun dalam kehidupan sehari-hari tak jarang kita temui pasangan yang tidak seakhlak, laki-laki baik mempunyai pasangan 'kurang baik' .. Tidak sedikit kan yang begitu??.

Bukankah dalam ayat tersebut di atas dikatakan "wanita baik-baik diciptakan hanya untuk laki-laki baik" tapi mengapa masih ada saja orang yang mempunyai pasangan yang 'tidak baik'. Kembali lagi pada fitrah penciptaan manusia. Allah menciptakan manusia hanya untuk beribadah kepada Nya.

Oleh karena itu Allah senantiasa menguji ibadah mereka dengan mendekatkan orang-orang baik dengan orang-orang berkategori 'tidak baik' karena darisitu selain Allah memberikan ujian juga memberikan kesempatan pada suami/istri untuk beribadah melalui teladan bagi pasangannya.

Ayat tersebut diatas bisa menjadi acuan untuk bermuhasabah diri, mengukur kemampuan diri kita jika ingin mendapatkan orang berkategori baik maka baikanlah dulu perilaku dan kapasitas kita. Jika kriteria kita orang yang bernilai 9 maka pantaskanlah diri kita bernilai 9.
  
Allah sangat menghargai orang yang 'berupaya' dalam arti lain 'berikhtiar' Jika di telaah, berdasarkan ayat al quran di atas kita senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki diri hingga berdampak akan dipertemukan orang yang telah bersedia membaikkan dirinya. Atau jika keduanya dipertemukan dalam keadaan tidak seimbang yang satu 'baik' dan lainnya 'belum baik' maka kesempatan beribadah untuk saling mengualitaskan diri masing-masing.

Semoga kelak mendapatkan penentram hati yang telah membaikkan diri demi kebaikkan urusan agama, dunia dan akhirat. Aamiin ...

Wednesday, 17 February 2016

"Mulutmu Harimaumu"

Berawal dari chating pagi di messanger,
……
R : “Aku sakit kepala sampai muntah”
R : “Kayaknya salah makan deh”
D: “Coba inget-inget kemarin makan apa emang?”
R: “Kemarin siang makan seblak”
D: “Jangan nyalahin makanan”
R: “Nggak nyalahin makanan ..”
R : “Kemarin  siang pengen makan seblak, ada warung seblak dekat rumah rameeee banget sampai ngantri. Aku ikut antri pas ngantri itu aku udah berpikir, ni warung sampe ngantri gini pasti ada apa-apanya, tapi berhubung aku laper dan pengen banget seblak terpaksa  aku ikut ngantri hasilnya ya sakit kepala sampe muntah-muntah”
D : “Haduh! Coba consul ke dokter atau scan ke rumah sakit takutnya Alzhaimer :P”
R : “Aku udah  consul sama dokter, Dok kenapa ya  setiap kali aku makan di warung yang rame pengunjungnya selalu aja sakit kepala sampai muntah? Bahkan di warung nasi sekelas Amxxx, aku paling nggak bisa makan di warung yang rame pengunjungnya apalagi sampe ngantri-ngantri gitu tu pasti ada apa-apanya”.
D: “Terus dokternya bilang apa?”
R: “Dokternya ga bilang apa-apa cuman diem aja”.
D : “Hmmmm …”
***
Dari chating di atas berbagai asumsi berseliweran dalam benak, pertama  konsul sama dokter yang ditanya nggak nyambung, mestinya yang di tanya soal medis kali ya bukan hal-hal yang di luar kapasitas medis. Tapi anggap saja itu konsul dengan dokter pribadi yang dianggap sudah dekat hingga bisa konsul diluar permasalahan medis .. its ok .

Yang kedua penelaahan  secara kata-kata, kata-katamu adalah do’amu bukan hanya jargon atau slogan semata namun begitu kuatnya kata-kata apalagi kata-kata yang berulang secara terus menerus akan  terrekam dalam otak alam bawah sadar. Berdasarkan  chating di atas R mengeluarkan kata-kata ”setiap kali makan di tempat rame selalu sakit kepala dan muntah” hingga otak memerintahkan secara otomatis  pada tubuh untuk bereaksi apabila ia makan di tempat rame dan “ada apa-apanya”,  Lagi-lagi otak memerintahkan pada anggota tubuh untuk menolak dan memberikan efek samping berupa “sakit kepala dan muntah” artinya apabila makan bukan di tempat yang “rame dan ada apa-apanya”  (versi settingan otak) maka otak berserta anggota tubuh lainnya tidak akan bereaksi apa-apa bahkan sangat menikmati sajian.

Bagaimana hal ini dalam pandangan islam, hadist rasulullah menyebutkan tatkala nabi makan “janganlah engkau mencela makanan, jika tidak suka tinggalkan”. Membuat mainstream sendiri terhadap suatu makanan misalnya “ah kalau saya makan kangkung pasti badan saya sakit semua!” atau banyak contoh stereotype lainnya terhadap sesuatu hal .  secara fisiologis kembali otak bekerja dan membuat asumsi sendiri untuk memberikan efek samping jika mainstream tersebut di lakukan.

Kekuatan otak sangatlah sempurna segala sesuatu apa yang kita pikirkan akan menjadi kenyataan. Seperti yang Allah firmankan “Aku adalah sesuai prasangka hambaku” jika dikaitkan pikiran kita lantas diucapkan terus Allah meridhoi maka hal itu akan terjadi kan?.

Semua makanan yang ada di dunia ini Allah sediakan untuk manusia yang dapat di ambil manfaatnya. Dalam al quran pun disebutkan bahwa Allah tidak suka pada hal yang berlebih-lebihan , hal ini berlaku untuk apa yang kita makan secara tidak berlebihan contohnya kita suka terhadap suatu makanan tertentu dan mengonsumsinya secara berlebihan hal itu akan memberikan efek negatif pula untuk tubuh.


Jadi, berlakulah adil terhadap diri kita sendiri. Rasakan athmosfere semesta raya  dengan berpikir dan menggunakan kata-kata sebijak mungkin lalu rasakan berbagai manfaatnya.

Tuesday, 16 February 2016

Jaringanmu Menentukan Rezekimu ....

Link atau jaringan, saat ini sangat berpengaruh banyak terhadap kehidupan. Jaringan juga merupakan salah satu faktor pembentuk integritas dan kredibilitas individu. Dalam islam proses melebarkan jaringan ini disebut silaturahmi, dimana silaturahmi sangat di anjurkan oleh rasulullah.

Dengan silaturahmi banyak manfaat yang didapat selain bertemu dengan orang-orang juga manfaat lainnya. Dalam salah satu hadist menyebutkan bahwa dengan silaturhami akan menambah rizki. Pengertian rizki sangatlah luas tidak hanya dalam bentuk financial semata namun juga rizki memperpanjang umur, menyehatkan badan serta membuat otak lebih bekerja secara simultan.

Berbagai macam pola dan cara untuk menambah jaringan dengan silaturahmi, bisa dengan cara masuk salah satu komunitas, club atau forum-forum silaturahmi yang bersifat umum. Berbagai potensi yang dapat diperoleh dari jaringan salah satunya membuka peluang dan kesempatan baru.

So, peluang dan kesempatan tersebut akan memperbanyak serta memperpanjang rizki. Manfaatkan semaksimal mungkin untuk banyak berbagi hingga membawa manfaat bagi sesama.





Monday, 15 February 2016

Melejitkan Insting untuk Proteksi Diri

Kata-kata insting selama ini selalu diidentikkan dengan dunia hewan, contoh hewan-hewan yang sangat akrab dengan manusia yakni lumba-lumba menggunakan instingnya melalui bunyi sonar dapat mengenali manusia yang membutuhkan pertolongan saat di lautan lepas. Insting lain yang berguna pada hewan yakni pada saat mencari makan baik itu menggunakan penciuman maupun penglihatan yang tajam.
padahal manusia Allah ciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna dilengkapi akal yang tak dipunyai makhluk Allah lainnya.

Berbagai potensi Allah simpan dalam tubuh kita, tinggal bagaimana kita mengolah dan mempertajamnya untuk berbagai kepentingan dalam menjalani hidup. Selain dibekali akal, manusiapun diberikan sebongkah hati dimana jika di asah lebih dalam akan memberikan manfaat yang sangat besar.

Dalam salah satu ayat al quran disebutkan, “Faalhamaha fujuraha wataqwaaha”, yang artinya “Dan sudah diilhamkan di hati manusia untuk memilih mana kebaikan dan mana keburukan”. Potensi baik dan potensi buruk telah diberikan, kita tinggal memilih mana yang akan kita kembangkan dalam hidup.

Jika kita berada dalam situasi bimbang, maka "ikutilah hati kecil" . Artinya hal tersebut merupakan insting dan sekaligus warning bagi kita agar dapat mengambil keputusan dengan tepat. Beberapa hal yang dapat mengasah insting atau intuisi yakni :
1. Secara alami, hal ini semua manusia mendapatkannya sebagai bentuk kasih sayang dari Allah dan manusia menggunakannya sebagai salah satu bentuk syukur.

2. Logis atau Rasional, artinya bahwa jika anda mendalami satu bidang secara terus menerus anda akan menjadi sangat tahu apa yang harus anda lakukan jika mendapati sedikit kekeliruan. Contoh sederhana jika anda bikers setiap hari anda faham jika ada kerusakan kecil atau ada sesuatu yang tidak beres dengan motor anda.

3. Keterlibatan secara emosional, ketika hubungan anda dengan seseorang sangat dekat bukan tidak mungkin jika terjadi sesuatu maka andapun akan turut merasakannya.

4. Spiritual, dekatkan diri terus menerus pada sang khaliq karena dengan begitu Allah akan menuntun lebih jauh jika anda sudah sangat dekat dengan-Nya.

Banyak faktor latihan lain yang harus di asah dalam mengembangkan faktor intuisi ini selain faktor-faktor eksternal lain seperti membaca gesture tubuh, microexpresi dan simbol-simbol komunikasi lainnya yang akan membantu memperkuat faktor instuisi.

Demikian, semoga bermanfaat.

Kata Biasa, Tapi Imbasnya Luar Biasa

Malam ini selesai mengerjakan 1 project design dari Kemenpar untuk acara tgl 11-12 November mendatang, tak hentinya aku berucap syukur kali ...