Oleh Lia Kurniawati
Setiap kita pasti punya keinginan
apapun bentuknya dan kadang keinginan ini diucapkan secara sadar melalui lisan,
dalam ritual doa, atau terbersit dalam hati. Sesuai judul manifestasi keinginan
agar cepat terealisasi. Kata manifestasi adalah perwujudan jadi keinginan
mewujud itu menjadi kenyataan, keinginan itu sesuatu yang ada di dalam, sedang
realita adalah seuatu yang terjadi di
luar sedangkan manifestasi adalah proses dari dalam menuju realisasi.
Banyak dari kita berpikiran bahwa
mewujudkan keinginan jalur perwujudan dari keinginan, dari doa2 kita hanya satu jalur, jalur yang
mungkin kita anggap reguler atau pada umumnya. Misalnya anda lagi sakit pengen sembuh,
kalau jalur reguler ya sakitnya berkurang-berkurang dan berkurang langsung
sembuh atau sakitnya hilang. Kasus lain ketika banyak hutang, bayar, bayar
tiba-tiba tau tau udah lunas aja. Atau perhatian anda ingin umroh, anda sudah
buka rekening tapi tak jua bertambah eh tau-tau ada rejeki nomplok langsung
bisa pergi umroh.
Padahal jika kita mengamati
dengan baik, ada jalur yang tidak banyak disukai oleh kebanyakan orang padahal
jalur ini sering terjadi dan ini merupakan satu pilihan yang tidak bisa
dihindari apabila kita menginginkan sesuatu dimana kita belum pantas. Biasanya akan
diarahkan pada jalur ini bukan ke jalur reguler atau sama dengan ketika anda
menginginkan sesuatu dalam berdoa kayak minta baju, misalnya anda minta baju
ukuran XL sementara Tuhan melihat badan anda kecil, lain karena kita tidak mau mengganti doa atau
keinginan kita tetap memilih XL maka tidak ada opsi lain untuk Tuhan mau tidak mau membesarkan badan anda
supaya ukuran baju XL yang anda minta muat dipakai oleh anda. Atau sebaliknya permintaan
baju kita ukuran S sementara tubuh kita gede, maka tidak ada pilihan lain bagi tuhan
mengecilkan tubuh kita biar pas dengan ukuran bajunya.
Keinginan itu kudu pas, keinginan
itu seperti baju jadi kita kebesaran atau kekecilan, na ini kudu pas! ketika
permintaan ini pas dengan kepantasan kita itu seperti badannya sesuai dengan
baju yang kita pakai. Tapi ketika anda meminta baju yang tidak
relevan ukurannya, maka yang sering terjadi anda akan dipantaskan melalui jalur
manifestasi non reguler atau jalur ekstrimisasi.
Jalur ekstrimisasi itu satu
mekanisme atau manifestasi doa yang sedang di alami oleh orang tersebut itu di pentokin
sampai titik maksimal baru akan berbalik pada sebuah jalur yang anda harapkan. Contohnya
ketika anda punya utang kemudian minta dilunasi, misalnya
Ada dua jalur manifestasi (proses)
keinginan atau manifestasi doa,
- . Ketika meminta kudu siap apa yang pantas dengan kita
- . Ketika menginginkan sesuatu maka kita akan dipantaskan dengan ektremisme kejadian-kejadian yang anda hadapi.
Tidak ada keinginan yang tidak
didengar, tidak ada keinginan yang tidak dikabulkan oleh Allah semuanya
diproses, semuanya dimasukkan dalam manifestasi hanya saja jalurnya tidak selalu kita harapkan tapi bisa juga melalui
jalur kepantasan. Intinya sabar dan ikhlas.

